Kamis, 27 Oktober 2011

Asal Muasal Tinta


Kurang lebih 5000 tahun yang lalu, tinta dikembangkan di China. Saat ditemukan pertama kali, bahan tinta merupakan campuran antara jelaga dari asap kayu cemara, lampu minyak dan jelatin dari kulit binatang, serta darah yang dibekukan.
Tinta pertama digunakan di India pada akhir abad ke-4 SM (Sebelum masehi) disebut Masi, adalah campuran dari beberapa komponen kimia. Dokumen India yang ditulis dengan tinta pada Kharosthi (sejenis naskah kuno India) di gali di Turkistan Cina (sekarang Xinjiang).
Praktek penulisan dengan tinta dengan ujung pena yang lancip telah umum digunakan di India Selatan. Beberapa kain sutra (naskah religi India kuno) India, telah ditulis dengan tinta. Di India, karbon hitam yang merupakan asal diproduksinya tinta India dihasilkan dari pembakaran tulang, aspal dan bahan-bahan lainnya.
Di sebuah artikel pada Christisn Science Monitor, Sharon J. Hutington menjelaskan sejarah tinta lainnya.
"Sekitar 1.600 tahun lalu, resep tinta yang terkenal dibuat. Resep itu digunakan selama beberapa abad. Garam besi, seperti Asam Fero (terbuat dari besi yang dilumuri dengan Asam Sulfur), dicampur dengan tannin dari Galnut (mereka tumbuh di pepohonan) dan sebuah pewarna hitam kebiru-biruan. Lama-kelamaan warna dari tinta ini akan menjadi coklat redup"

Sumber: KUARK Komik Sains Level 3, edisi 12 Th.VI

Asal Muasal Kertas


Kertas selalu kita temui dan gunakan dalam aktivitas kita sehari-hari. Sebetulnya dari mana sih asal kertas itu, dan siapa yang pertama kali menemukan kertas ini?

Bahan kertas pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai negeri pada pengadilan kerajaan China yang bernama Tsai Lun, di tahun 105 Masehi. Tsai Lun mempersembahkan contoh kertas kepada Kaisar Ho Ti. Tentu Kaisar sangat senang dengan penemuan Tsai Lun tersebut, sehingga Tsai Lun mendapat kenaikan pangkat dan juga gelar bangsawan.
Penggunaan kertas mulai menyebar ke seluruh China pada abad ke-2. China mampu mengekspor kertas ke negara-negara Asia. Pembuatan kertas sangat dirahasiakan oleh negara China. Akan tetapi pada tahun 751 Masehi beberapa tenaga ahli pembuat kertas ditawan oleh orang-orang Arab. Sehingga penggunaan kertas dan cara produksinya menyebar di Baghdad, Samarkand, kemudian ke seluruh daerah Arab.
Baru pada abad ke-12, orang Eropa mempelajari teknik pembuatannya. Semenjak saat itu pembuatan kertas terus berkembang sampai akhirnya ditemukan mesin cetak oleh Gutenberg, untuk menggantikan kulit kambing sebagai alat tulis-menulis. Dan mulai saat itulah pemakaian kertas berkembang di seluruh dunia dan dipakai hingga sekarang.

Sumber: KUARK Komik Sains Level 3, edisi 12 Th.VI

Rabu, 19 Oktober 2011

Mitos? Sugesti?


Banyak orang yang bilang kalau angka 13 adalah angka sial, mungkin hanya aku dan beberapa orang yang lain yang berpendapat lain.
Di tanggal 13 Allah mengijinkan aku untuk merasakan bagaimana rasanya hidup di dunia.
Saat sekolah, mulai dari sekolah dasar sampai menengah nomor absen ku selalu di urutan 13.
Di usia yang ke-13th aku mulai menemukan cinta pertamaku dan merasakan patah hati karenanya.
Saat kuliah juga NIM [Nomor Induk Mahasiswa] ku 13.

Tapi akhir-akhir ini aku mulai merasa, mungkin benar kalau angka 13 jadi angka keberuntungan untukku. Tapi tidak untuk orang-orang disekelilingku.
Saat melahirkanku, ibu harus melalui perjuangan yang sangat berat. Sampai-sampai harus diinfus 5 tube cairan supaya aku gampang lahir.
Begitu juga saat aku "dekat" dengan seseorang, saat mereka belum kenal aku. hidup mereka sepertinya baik-baik aja, tapi begitu mereka dekat dan menjalin hubungan denganku. Mendadak kondisi pekerjaan dan financial mereka berubah drastis, yang tadinya serba ada tiba-tiba jadi serba sulit.
Awalnya aku nggak terlalu memperhatikan, tapi dari beberapa hubungan yang ku jalani ternyata hampir semua kasusnya sama. Saat belum menjalin hubungan denganku, karir juga finansial mereka dalam keadaan sangat baik. Tapi begitu mulai menjalin hubungan denganku, tiba-tiba semua jadi terbalik 180 derajat. Dan keadaan mulai membaik lagi, kembali seperti semula disaat mereka sudah tak lagi berhubungan denganku.

Apapun itu, aku tetap menganggap kalau 13 adalah angka keberuntunganku, karena sampai saat ini aku masih diberi kesempatan untuk menikmati hidupku, menjalani hubunganku dengan kekasihku yang alhamdulillah tidak terpengaruh sedikitpun dengan mitos 13 adalah angka sial. Selama kita selalu berpikir positif, maka kita juga akan selalu berbuat dan melakukan hal-hal yang positif juga.

Minggu, 31 Juli 2011

Pintaku


Tuhan,
Aku tahu kalau ia bukan yang terbaik untukku
Aku tahu kalau ia memang tak tulus mencintaiku
Aku tahu sejak kepergiannya, ia ingin aku melupakannya

Aku sudah melupakan semua janji-janjinya
Aku sudah melupakan semua mimpi-mimpi yang pernah ku bangun dengannya
Aku sudah berusaha untuk menghapus semua kenanganku dengannya

Berat memang saat aku tahu ia memiliki kekasih yang baru
Aku ikhlas jika ia menikah dengan pujaan hatinya

Tapi ku mohon Tuhan...
Hapus ia dari hidupku
Hilangkan ia dari setiap mimpi-mimpiku
Aku sudah lelah hidup dalam bayang-bayangnya

Aku hanya ingin menjalani hidupku secara normal
Aku tak ingin selamanya seperti ini
Selalu memimpikannya di setiap tidurku
Huft.. Tuhan, ku mohon...

Minggu, 05 Juni 2011

02.10.2007 [00.48]


Malam ini langit tampak lebih merah dari biasanya
Kumpulan bintang pun seolah-olah enggan untuk menampakkan dirinya
Semakin lama aku melihat langit, semakin larut aku dalam kesedihan
Sampai kapan aku harus menjalani hidup seorang diri?
Aku juga ingin seperti yang lain, bisa merasakan indahnya memiliki dan dimiliki